Selamatkan Putra-Putri Anda dari Produk Terkontaminasi Melamine

•December 15, 2008 • 2 Comments

Sesuai daftar yang dikeluarkan BPOM (Badan Pengawasan Obat & Makanan).
Produk Cina Mengandung Susu Terkontaminasi Melamine yang Terdaftar di BPOM

bpom2

*Semua Produk diatas adalah Produk Asal China
*Masyarakat agar tidak mengkonsumsi produk tersebut di atas sebelum ada penjelasan hasil pengujian dari Badan POM.
*Produk dengan nama dagang yang sama yang diproduksi dalam negeri (nomor registrasi MD) tetap boleh beredar, tidak termasuk daftar yang diamankan.

Produk Cina Mengandung Melamine
(Diumumkan oleh Agri-Food and Veterinary Authority (AVA) SINGAPURA)

pengumunan-di-singapura2

Terhadap sampel produk Cina mengandung susu yang ditemukan, BPOM melakukan pengujian laboratorium terhadap melamin.

Sejak tanggal 18 September 2008 impor produk Cina mengandung susu sudah dihentikan.

Sumber: BPOM RI

Daftar brand produk-produk tersebut hanya yang terdaftar di BPOM.  Bisa jadi ada banyak produk yang diimpor langsung secara ilegal yang beredar di masyakarat, yang tidak terpantau oleh BPOM.

Untuk itu demi keselamatan putra-putri Anda dan anak-anak Indonesia, ada baiknya dicermati produsen susu terkontaminasi melamine di Cina yaitu:
1. Sanlu Co.Ltd (Sanlu Group)
2. Mengniu Dairy Group Co.
3. Yili Industrial Co.
4. Shanghai-based Bright Dairy.

Cermati siapa produsen produk makanan putra-putri Anda, jika salah satu dari produsen diatas,
maka segeralah stop, hentikan…

BPOM memang bergerak cepat men-sweeping produk2 impor ilegal & menyita produk2 yang positif mengandung melamine dalam kadar tinggi (lewat ambang batas aman dikonsumsi).  Namun sungguh disayangkan tindakan tegas BPOM pusat & daerah tidak mendapat dukungan penuh Menteri Kesehatan kita. Langkah pemusnahan produk yang disita menuai kontroversi dan campur tangan Ibu Menteri Kesehatan kita sehingga proses pemusnahannya tidak dipublikasikan. (Mengapa?)

Memang ditinjau dari nilai nominal produk yang akan dimusnahkan, tidak bisa dibilang sedikit.  Tapi berapa pun nilai nominal produk bermelamine tsb tidak sebanding dengan harga nyawa anak-anak Indonesia jika produk2 itu beredar lagi di pasar.  Bisa jadi tidak masuk super market lagi tapi pindah ke warung2 di perkampungan.  Korban nya tentu lah masyarakat awam yang notabene juga anak-anak Indonesia.

Solusi nya adalah mawas diri dari kita sendiri sebagai bagian dari komponen masyarakat.
Bisa dimulai dari hal-hal kecil sebagai berikut:
1. Cermati produk makanan yang digemari putra-putri Anda, adakah termasuk dalam daftar di atas?
2. Cermati produsen susu putra-putri Anda, jika Anda biasa mengkonsumsi susu import dari cina maka segeralah hentikan.
3. Lihat lingkungan sekitar, adakah teman, tetangga, sodara, dan sanak famili yang belum paham betul mengenai brand produk apa saja yang terkontaminasi melamine, informasikanlah.

Semoga berguna,
@nita

Mengenal Melamine Lebih Dekat Yookkk…

•December 15, 2008 • Leave a Comment

Denger nama Melamine, langsung mengingatkanku pada solusi bijak ibu untuk mengatasi
peningkatan kasus piring pecah di rumah. Suatu hari di masa kecilku ibu membawa pulang
piring2 melamine aneka warna: biru, krem, coklat, oranye dan merah muda.
Lalu meminta kami memilih satu sesuai dengan warna yang kami sukai, aku pilih biru.
(it’s my favorite color hehe). Ajaib, sejak itu kasus piring pecah menurun drastis.
Soalnya ibu bilang, siapa yang piring melamine nya sampe pecah, silahkan makan
pake daun haha…

Piring melamine itu sungguh hebat, lebih kuat daripada piring beling (tahan banting)
dan plastik kualitas terbaik (tahan panas). Setelah ikut kuliah kimia polimer
barulah aku mengeti lebih jauh mengapa melamine bisa sehebat itu. 

melamine21Melamine adalah basa organik dan
merupakan trimer dari cyanamide
yang mengandung 66% nitrogen.
Melamine mempunyai titik lebur 350 °C,
tidak heran jika melamine menjadi bahan baku
yang baik untuk membuat piring tahan panas
yang dibeli ibu.

Lalu berbahayakah menggunakan piring melamine?
Melamine sendiri tidak beracun dalam kadar rendah.
Jadi piring melamine yang dibeli ibu dulu,
aman2 saja untuk digunakan.
Lha, buktinya aku baik2 saja dari kecil makan pakai piring
melamine biru pemberian ibu.

Mengapa melamine ditambahkan dalam susu bubuk?
Seperti terlihat pada gambar wajah melamine, ada banyak nitrogen disana.
Nah, unsur nitrogen ini juga banyak terdapat dalam protein.
Protein adalah polimer dari asam-asam amino yang banyak mengandung nitrogen.
Bahkan untuk menghitung kadar protein dalam makanan dilakukan dengan cara mengukur
kandungan nitrogen nya. Jadi jelas sudah duduk persoalannya sekarang bukan?
Menambahkan melamine dalam susu bubuk, tentu saja akan menaikkan kandungan nitrogen
dalam susu bubuk tersebut, sehingga akan ditarik kesimpulan bahwa kadar protein
susu bubuk tersebut tinggi (lebih tinggi dari kadar protein yang sesungguhnya).
Dalam hal ini saja produsen susu bubuk sudah bersalah pada konsumen karena manipulasi
data kandungan gizi pada produknya.

Jika dalam kadar rendah melamine tidak beracun, lalu mengapa melamine menjadi berbahaya?
Sebelum menjawab pertanyaan ini, ayo kita kenalan dengan sodara kembar melamine yaitu:
cyanuric acid.

cyanuric-acid
Coba lihat backbone structure nya
persis sekali dengan melamine,
hanya rantai samping NH2 nya sudah
terhidrolisis semua menjadi OH.
Karena itulah orang bikin cyanuric acid
ini dengan cara mendaur-ulang limbah
produk melamine. Mudah sekali,
tinggal di hidrolisis dan di-kristalkan
maka jadilah cyanuric acid.

Cyanuric acid ini seperti hal nya melamine
tidak beracun,bahkan FDA (asosiasi obat & makanan)
mengizinkan cyanuric acid untuk digunakan sebagai
zat aditif NPN (non-protein nitrogen)
pada air minum & makanan hewan.

Nah, akan menjadi bahaya apabila melamine dan cyanuric acid ini ketemu,
karena akan terbentuk melamine cyanurate yang berupa kristal yang
tidak larut dalam air. Melamine cyanurate ini lah yang menyebabkan
batu ginjal, gagal ginjal bahkan kematian.

polimer-melanine-cyanurate

melanine-cyanurat

Terakhir, mungkin kita mesti tau berapa sih ambang batas dosis aman.
Data LD50 dengan tikus sebagai hewan uji:

4.1 g/kg – Melamine cyanurate
6.0 g/kg – Melamine
7.7 g/kg – Cyanuric acid

Ironis sekali yah teman-teman, melamine yang dulu dipakai sebagai
wadah makanan, sekarang kok dikonsumsi sebagai makanan anak-anak
di banyak negara termasuk Indonesia.
Bayangkan saja makanan ini: susu, es krim, permen, biskuit & coklat.
Itu semua makanan yang digemari anak-anak sejagat raya ini.

Semoga berguna,
@nita

Melamine dalam Makanan & Cara Nge-tes-in nya

•December 15, 2008 • Leave a Comment

Saya pernah denger berita tentang anak2 panti asuhan yang keracunan “melamine”
karena mengkonsumsi biskuit & permen bantuan dari “orang yang tidak dikenal”.

Saat itu, saya berpikir: apakah ini merupakan salah satu trik produsen
produk untuk memastikan produknya aman atau tidak di konsumsi. 
Kalau pemikiran tersebut benar, sungguh keterlaluan dan kejam sekali.
Walau pun di china cara ini lumrah dilakukan produsen produk2 tertentu. 
Mengapa produsen produk tidak membeli tes kit untuk tes melamine,
tanpa harus menjadikan anak2 panti asuhan yang notabene tidak berdosa
sebagai “kelinci percobaan”. Ataukah keberadaan tes kit ini belum
tersosialisasikan dengan baik dan harga nya mahal? Bisa jadi…..

Mbak yu Annette Join Virgo (AJV) barusan bertanya pada saya:

Mba kalo mau tau makanan yang tercemar melamine, apa kita bisa test sendiri ????
Harus ke lab ya???? Bisa ke lab mana ya Mba???
Soalnya kan sekarang lagi marak tuh… berita makanan dan susu yang
terkontaminasi melamin…apa ini bidangnya mba juga????

Pertanyaan beruntun ini sangat menarik, karena mungkin saja ini
merupakan pertanyaan banyak orang sejak kasus skandal “susu mengandung
melamine” dari china terkuak. Semoga Mbak yu Annette tidak keberatan
pertanyaannya saya share buat teman2 yang lain hehe…

Test melamine yah… emm… gimana jawabnya biar gak kayak kasih
kuliah kimia hehe… saya usahakan ringkas saja yah.

Kalo test di lab yang konvensional butuh waktu 30 menit,
ada yang lebih cepet, cuma butuh waktu 6 menit yaitu pake alat
liquid chromatography-mass spectrometry (LC-MS).
Alat ini tentu mahal harganya (BPOM mestinya punya alat ini).
Lab mana yang bisa tes, tentu lab yg punya alat untuk lakukan tes hehe…
Ada beberapa metode dengan tingkat akurasi yg beda-beda.

Kalo mo ngetesin sendiri juga ada tes kit yg siap pake,
gak usah lulusan kimia juga bisa pake karena ada petunjuknya.
kayak ngetes hamil apa gak, kan gak mesti ke dokter, tes sendiri jg bisa,
beli tes kit nya aja :-) halah.. siapa yang hamil haha…

Nah untuk ngetes melamine dalam produk susu misalnya, nama tes kit nya:
AgraQuant® Melamine Sensitive ELISA Test Kit.
Ini cuma contoh salah satu tes kit yg saya tau loh, tentu ada yg lain
(bukan promosi karena saya juga gak kenal sama produsen tes kit itu hehe…).
btw, ELISA itu bukan nama seorang gadis manis tapi nama metode pengetesannya,
singkatan dari: enzyme-linked immuno-sorbent assay.

Trus dimana kita bisa beli tes kit itu? saya blom pernah search di Indonesia
ada apa gak (harusnya sih ada dijual), yg saya tau distributor nya ada di
Singapura. Coba aja cari kalo ada yang perlu, mungkin ada agen nya di sini.

Tapi kalo gak ada, mungkin mesti kontak ke distributor di Singapura atau
titip Bobby yang lagi stay di sono hehe… Bisa kontak Area Manager
(Ms. Tan Li Mien) untuk Asia & Jepang (Cina, Hongkong, India, Indonesia,
Jepang, Korea, Malaysia, Pakistan, Philipina, Taiwan, Thailand & Vietnam)
ngantor nya di Singapura, alamatnya:
Romer Labs Singapore Pte Ltd
3791 Jalan Bukit Merah
#08-08, e-Centre@Redhill
Singapore 159471
Tel: +65 6275 5432
Fax: +65 6275 5584

Apakah ini bidang saya? agak sulit dijawab… dilihat dari sudut mana dulu?
Dari pekerjaan saya sekarang, tentu bukan bidang saya karena saya sekarang
adalah formulator (kerjaannya bikin formula produk). 
Bidang ilmu yang saya tekuni adalah kimia organik.
Sedangkan analisa kandungan melamine adalah pekerjaan seorang analis,
bidangnya kimia analitik.  Tapi “melamine” ditinjau dari sudut ilmu kimia,
yah mestinya saya ngerti dikit karena pernah belajar kimia secara global…

Terakhir coba cara sederhana berikut inii untuk mendeteksi susu bubuk
putra-putri Anda apakah mengandung melamine atau tidak:

1. Tuangkan air panas ke dalam susu bubuk yang lebih kental dari biasanya,
lalu diaduk hingga tidak terlihat lagi gumpalan susu bubuknya,
letakan ke dalam lemari es hingga susu menjadi dingin.
2. Gunakan sepotong kain hitam yang diletakan diatas gelas kosong untuk menyaring.
3. Tuangkan susu yang telah dingin itu ke atas kain untuk disaring.
4. Jika terlihat diatas kain ada benda beku berwarna putih, kemudian bilaslah
dengan air bersih beberapa kali untuk menghilangkan benda-benda yang dapat
larut hancur.
5. Jika ditemukan kristal putih, masukkanlah ke dalam air bersih,
bila kristal tersebut tenggelam dalam air, maka kemungkinan besar adalah
melamine, susu bubuk tersebut tidak layak dikonsumsi.

Catatan : susu bubuk yang mengandung melamine dalam jumlah sedikit,
tidak dapat terdeteksi dengan cara tersebut di atas, tetap butuh tes kit.

Semoga berguna,
@nita

Facebook Note Vs Blog

•December 15, 2008 • 3 Comments

Menulis merupakan kegiatan asik, seru, terkadang sekedar iseng
yang senantiasa dilakukan banyak orang, dengan sadar ataukah tanpa disadari. 
Apa yang dituangkan dalam tulisan juga bisa beraneka ragam. 
Mulai dari hal-hal serius layaknya tulisan ilmiah, artikel, berita atau
sebuah buku.  Bisa juga goresan sebuah benih karya seni, berupa novel,
drama, skenario, cerpen ataukah sekedar sebait puisi. 
Atau bahkan beberapa baris kalimat yang mewakili sebuah ide yang terlintas
di kepala di tengah arena rutinitas meeting.

Menulis pada hakekatnya adalah menuangkan sebuah ide dalam bentuk tulisan,
apa pun jenis & format tulisan tersebut. 
Sejak kecil saya dikenal sebagai anak yang pediam (kalo lagi gak ngomong
hehe…), lebih banyak berpikir mencari korelasi tentang banyak hal dan
bicara dalam hati.  Ketika sudah kenal alfabet, mulai bisa merangkai huruf
jadi kata & memilih kata diatur jadi kalimat, maka ketika itu lah
saya kenal dengan kegiatan menulis.

Sejak kenal kegiatan menulis itu pula saya mulai menumpahkan isi kepala
& aneka emosi di hati dalam buku diary. Buku yang saya sebut diary ini
punya metamorfosa yang unik, dimulai dari halaman belakang buku-buku
catatan sekolah (that’s why I never lent it to anybody else hehe),
lalu mulai sedikit kreatif memanfaatkan sisa buku catatan sekolah
yang masih ada lembar kosongnya. Kemudian mulai sengaja beli buku kosong,
khusus untuk diary. Tapi gak pernah beli buku khas diary apalagi
yang ada judul DIARY, karena akan memancing rasa ingin tahu orang lain
untuk iseng2 baca. Diary saya selalu berwajah sederhana sehingga
tidak menarik perhatian & rasa ingin tahu orang lain.
Jadi gak perlu dikunci segala atau diumpet-umpetin hehe…

Saya juga punya kebiasaan untuk tidak menyimpan buku diary lebih dari setahun.
Membaca ulang isi diary pada bulan terakhir setiap akhir tahun,
awalnya ini hanya sekedar rutinitas mengasikkan. Tapi belakangan menjadi
media refleksi diri, kaledoiskop aktivitas setahun yang lalu,
lalu membuat rencana baru untuk tahun depan. Lalu tibalah ceremonial
memusnahkan diary pada detik pergantian tahun.
So, I always have my own personal party every year hehe…

Beberapa tahun yang lalu, orang2 ramai bikin blog, sejenis diary online
dan di share ke temen2 di alam maya. Setidaknya dengan blog mereka
sudah melakukan kegiatan rutin menulis, layakya sebuah diary. 
Blog merupakan sebuah fenomena yang bagus juga, mengingat ada
banyak orang yang mengeluh kesulitan menuangkan ide2 nya
dalam bentuk tulisan :-)
Sayangnya saat itu saya tidak tertarik untuk ikut2an latah bikin blog juga,
walau pun tujuh tahun yang lalu saya pernah coba bikin personal homepage
ketika saya masih berstatus mahasiswa di Bandung.
Hanya untuk bisa upload cerpen2 & puisi2 yang saya tulis….

Belakangan saya kenal facebook, ternyata ada juga tempat menuangkan
tulisan yaitu: NOTE, tempat dimana saya biasa menuliskan sesuatu
untuk teman2 baca hehe…

Baik facebook note maupun blog merupakan pilihan buat saya untuk
memaksimalkan kegiatan menulis saya, tidak hanya sebatas diary atau
laporan hasil pekerjaan saja.
Untuk itu saya membuat perbandingan antara Facebook Note dengan Blog.

Facebook Note:
- mudah dibuat tanpa harus repot bikin acct baru.
- simple tanpa harus repot bikin bacground.
- bisa jadi media untuk membudayakan kegiatan menulis.
- bisa memberikan “sesuatu” bagi temen2 di facebook jika yang ditulis itu
bermanfaat buat orang lain.
- bisa bikin sesuka hati, kalo pas ada waktu saja,
tanpa kewajiban untuk update isi note.
- pembaca nya terbatas hanya teman2 di friend list, network facebook saja
atau yang dikirimi via email.

Blog:
- mesti bikin acct baru di suatu domain, cukup repot tapi
tentu ada hal baru yg bisa dipelajari di sini.
- melatih kreativitas dengan menuangkan ide2 untuk membuat blog itu
menjadi menarik.
- mesti sediakan waktu untuk senantiasa update isi blog.
- menuliskan sesuatu yang berguna tentu juga akan memberi manfaat
bagi yang baca.
- pembacanya tidak terbatas pemilik acct di domain yang sama saja
tapi bisa siapa pun.

Well, teman2 bisa bantu saya menjawab pertanyaan ini:
Perlukah saya bikin blog juga sekarang ataukah cukup facebook note saja
untuk mengapresiasikan tulisan saya yang jelas kualitasnya
belum begitu baik? :-)

@nita

Selamat Datang di Anitalindawaty’s Blog

•December 13, 2008 • 2 Comments
Hallo…
Selamat Datang di Anitalindawaty’s Blog :-)   Saya seorang chemist,
jadi sebanyak mungkin saya akan menulis tentang segala hal yang berbau kimia
tapi tentu yang ringan-ringan aja.  Saya juga pernah menulis beberapa cerpen
& puisi, tentu akan saya usahakan untuk upload juga di blog ini.
Mengingat saya masih belajar bikin Blog, harap maklum kalo masih jauh dari
kategori baik.  Now, let’s read and enjoy it…